Sabtu, 22 Oktober 2011

IPD 1


ilmu pelayaran datar
ILMU PELAYARAN
Adalah : Ilmu yang mengajarkan cara melayarkan sebuah kapal dari satu tempat
ke tempat lainnnya dengan aman dan ekonomis.
Derajah :
Adalah lingkaran 2 besar yang melalui kutub utara dan kutub selatan.
VARIASI
Adalah Sudut yang di bentuk antara utara sejati dengan utara magnet.
VARIASI ( + )
Apabila utara magnet berada di sebelah kanan ( Timur )utara sejati.
VARIASI ( - )
Apabila utara magnet berada di seebelah kiri ( Barat ) utara sejati.
Um Us Us Um
V ( - ) V ( + )
Nilai Variasi tergantung dari dua hal:
1.        Letak atau posisi di bumi.
2.        Waktu atau Tahun.
Nilai Variasi didapat dari :
1.        Peta laut.
2.        Peta variasi.
3.        Buku Panduan Bahari.
DEVIASI
Adalah Sudut yang di bentuk antara utara magnet dan utara pedoman.
DEVIASI ( + )
Apabila Utara pedoman berada di sebelah kanan ( Timur ) utara magnet.
DEVIASI ( - )
Apabila Utara pedoman berada di sebelah kiri ( Barat ) utara magnet.
Up        Um Um Up
D ( - ) D ( + )
Nilai Deviasi didapat pada
Melihat daftar Deviasi.
Besarnya nilai Deviasi tergantung dari Haluan – Haluan Pedoman
yang di kemudikan.
Variasi disebut +/- atau Timur/Barat apabila UM berada di Kanan/Kiri.
Deviasi disebut +/- atau Timur/Barat apabila UP berada di Kanan/Kiri.
Agom
Adalah Garis di peta yang melalui tempat –tempat dengan nilai variasi 0 ( Nol ).
Isogan
Adalah garis-garis di peta yang melalui tempat-tempat dengan nilai Variasi
Yang sama.
Sembir           
A ). Sembir sudut yang di bentuk antara Variasi + Deviasi
B ). Sembir sudut yang di bentuk antara US + UP
Sembir disebut +/- atau Timur/Barat apabila UP berada di Kanan/Kiri.
HALUAN-HALUAN
1. HALUAN SEJATI ( HS )
Sudut antara US dengan garis haluan kapal di hitung dari arah utara searah dg putaran jarum jam.
2. HALUAN MAGNETIK ( HM )
Sudut antara UM dengan garis haluan kapal dihitung dari utar ke kanan.
3. HALUAN PEDOMAN (HP )
Sudut antara HP dengan garis haluan kapal dihitung dari utara ke kanan.
RUMUS
HS = HM + VARIASI
HM = HP + DEVIASI
HS = HP + SEMBIR
HS = HP + VARIASI + DEVIASI
SEMBIR = VARIASI + DEVIASI
HS = HP + SEMBIR
                                                                                                 
CONTOH:
1. Di ketahui Hp = 320° V = 15° T D = 10° T
di Tanya Hm , Hs , sembir ?
jawab : Sembir =V + D
= 15 + 10
= 25° T
Hm = Hp + Deviasi
= 320 + 10
= 330° T
Hs = Hp + Sembir
= 320 + 25
= 345° T
BARINGAN – BARINGAN
BARINGAN SEJATI ( BS ):
Adalah Sudut antara utara sejati ( US ) dengan garis
baringa dihitung dari utara ke kanan.
BARINGAN MAGNETIS ( BM ):
Adalah Sudut antara utara megnetis ( UM ) dengan garis
baringan , dihitung dari utara ke kanan.
BARINGAN PEDOMAN (BP ):
Adalah Sudut antara utara pedoman ( UP ) dengan
baringan , dihitung dari utara ke kanan.
RUMUS
BS = VARIASI + BM
BM = DEVIASI + BP
SEMBIR = DEVIASI + VARIASI
BS = BP + SEMBIR
Contoh:
1. Kapal MV. Lusiana berlayar dengan haluan pedoman140° variasi di peta ( 1984 ) tertera 3°B increasing 6’ annually. Deviasi 1° B.
Suar Nusa dua dibaring dengan pedoman Barat Daya 225°.
Tentukan : a) Sembir.
b) Hs . Hm
c) Bm . Bs
d) Lukisan.
Jawab:
Diket : Hp = 140
Var (1984)= 3° B
Dev = 1° B
Bp = 225°
Var (1984) = 3° B = - 3
1984 – 1994 = 10 x 6’ =60’ = - 1
Variasi ( 1994 ) = - 4
Deviasi = -1
a)Sembir = -5
HP = 140
b) Hs = 135
Variasi = -4
Hm = 139
c) Bp = 225
Sembir = - 5
Bs = 220
Variasi = -4
Bm = 224°


Jumat, 21 Oktober 2011

Stabilitas Kapal

ILMU PELAYARAN ASTRONOMI

Ilmu Pelayaran Astronomi
Adalah ilmu yang mempelajari penentuan posisi kapal dengan bantuan pengukuran benda angkasa, biasa digunakan saat penyeberangan samodra.

Definisi-definisi:
a.Tinggi sejati adalah busur lingkaran tegak yang melalui benda angkasa antara cakrawala sejati dan titik pusat benda angkasa.
b.Tinggi ukur adalah tinggi yang dibaca pada pesawat sextant diperbaiki dengan koreksi sertifikat, koreksi index, dan kesalahan kaca berwarna.
c.Tepi langit maya adalah bagian batas permukaan bumi yang masih terlihat oleh penilik.
d.Cakrawala setempat/ Horison setempat adalah bidang melalui mata si penilik sejajar dengan cakrawala sejati.
e.Cakrawala sejati adalah bidang yang melalui pusat angkasa tegak lurus normal penilik.
f.Normal adalah garis melalui pusat angkasa tegak lurus dengan horison setempat dan melalui penilik.
g.Penumbukan tepi langit maya adalah sudut antara arah tepi langit maya dan cakrawala setempat.
h.Tinggi mata adalah tinggi mata penilik dari permukaan air laut

Mengapa diperlukan koreksi tinggi?????
1.Tinngi benda angkasa diukur dengan pesawat sextant dimana pada imimnya mempunyai kesalahan dalam menunjukannya. (koreksi index)
2.Sinar yang datang dari tepi langit mengalami pembiasan sebelum sampai di mata penilik. (ptlm)
3. Sinar cahaya yang datang dari benda angkasa mengalami pembiasan sebelum sampai ke mata penilik. (lsa)
4.Mata penilik berada di permukaan bumi sedangkan perhitungan tinggi sejati terhadap pusat bumi. (paralax)
5.Kita mengukur tinggi matahari dan bulan buakn tinggi pusatnya tapi hanya tinggi tepi bawah atau tepi atasnya. (1/2 gari tengah matahari)

Lengkung sinar astronomi tergantung pada:
-tinggi setempat maya
- suhu udara
-tekanan udara

Daftar 19 ilmu pelayaran memberikan lsa rata-rata untuk suhuC dan tekanan udara 1016 mb (milibar)/762 mm/Hg.
Daftar 20 dan 21 memberikan koreksi yang harus dijabarkan pada lsa rata-rata apabila suhu dan tekanan udara menyimpang dari C dan 1016 mb.